Pempek Paling Legendaris di Palembang

Mencari pempek enak di Palembang adalah hal yang mustahil. Bukan karena tak ada pempek enak di ibu kota Sumatera Selatan tersebut, melainkan karena semua pempek pasti bercita rasa enak. Baik yang dijual di restoran, maupun yang dijajakan di pinggir jalan.

Sebelum tiba di Palembang, saya melakukan riset cukup panjang tentang pempek mana yang harus kami coba. Akhirnya pilihan jatuh pada satu tempat: Pempek Saga Sudi Mampir.

Kami tiba di gerai Pempek Saga Sudi Mampir. Lokasinya di Jalan Merdeka, persis di seberang kantor Walikota Palembang. Area restoran cukup luas, baik indoor maupun outdoor, dengan deretan kursi dan bangku panjang.

Seorang pelayan menghampiri kami dengan ramah. Dalam lembar menu tertulis aneka jenis pempek yang bisa Kamu pesan: pempek keriting, pempek adaan, pempek telur besar, pempek telur kecil, pempek panggang, pempek lenggang panggang, sampai tekwan dan model (pempek basah).

Pilihan saya jatuh pada pempek telur besar, atau yang biasa disebut dengan Kapal Selam, dan pempek lenggang panggang. Varian paling favorit tentu saja pempek telur besar, dengan harga Rp 25.000 per porsi. Segelas jus mangga segar menjadi pelepas dahaga. Kamu juga bisa memesan Es Kacang Merah khas Palembang yang menyegarkan.

Tak lama kemudian, pesanan pun datang. Jika memesan pempek berukuran kecil, terdapat mangkuk yang telah diisi dengan cuko. Kamu bisa refill cuko tersebut sampai puas. Sementara itu, pempek telur besar disajikan dalam piring saji lengkap dengan cuko, potongan timun, dan serbuk ebi (udang kering).

Mungkin hampir semua pempek di Palembang bercita rasa sama, terbuat dari ikan gabus atau tenggiri. Hal yang paling membedakan antara pempek satu dengan lainnya adalah cuko, alias kuahnya. Menurut saya, cuko yang disajikan di Pempek Saga Sudi Mampir bercita rasa sangat nikmat.

Kombinasi rasa asam, asin, pedas dan manis dari cuko ini terasa pas di lidah. Cuko ini terbuat dari bahan-bahan antara lain cabai rawit, gula merah, bawang merah, dan bawang putih. Cita rasa cuko ini tidak pernah berubah sejak pertama kali Pempek Saga Sudi Mampir dibuka pada 1974.

Jika berkesempatan mengunjungi Palembang, tak ada salahnya mencicipi seporsi pempek legendaris ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Jenis-Jenis Martabak Yang ada di Medan

Bicara martabak, orang-orang pasti lebih identik dengan daerah Bangka atau Bandung. Namun kalau bicara sentra martabak, Medan agaknya lebih menyandang predikat tersebut. Sebagai melting pot (kota pertemuan orang dari latar belakang suku dan etnis berbeda) di Sumatera, Medan punya banyak jenis martabak. Ada Beberapa martabak yang mudah sekali dibeli di Medan. Martabak ini dijual dari […]