Pro Kontra Charger Nirkabel di Smartphone

Salah satu fitur terbaik di smartphone papan atas yang rilis beberapa tahun terakhir adalah kemampuan pengecasan nirkabel.

Beberapa vendor telah berkomitmen untuk selalu menyertakan fitur pengecasan nirkabel, dan ini tampak sebagai masa depan pengisian daya smartphone, dengan elegan meninggalkan penggunaan kabel.

Namun, penggunaan charger tanpa kabel adalah hal yang penuh pro dan kontra. Beberapa ada yang merasa lebih praktis, beberapa lainnya lebih suka bertahan menggunakan sesuatu yang konvensional.

Berikut beberapa pro dan kontra pengecasan nirkabel. Berikut ulasannya.

  • Pro

1. Mengecas Beberapa Perangkat Sekaligus

Beberapa pad pengecasan nirkabel bisa digunakan oleh beberapa gadget sekaligus. Di atas charger pad, smartphone, smartwatch dan juga bluetooth speaker bisa dicas sekaligus.

Hal ini menguntungkan bagi mereka yang tinggal di apartemen dengan minim colokan. Dengan ini, semua gadget bisa tercas dalam satu waktu. Terlebih lagi, tidak ada kabel-kabel berserakan yang membuat ruangan tak rapi.

2. Kepentingan Keamanan

Kejahatan siber bisa datang dari banyak sekali medium. Bahkan, bisa datang dari kabel pengecasan. Seorang hacker pernah berhasil melakukan pencurian data lewat kabel data berbasis Lightning milik iPhone.

Hal ini kerap terjadi karena kabel charger seringkali dijadikan sarana pinjam meminjam, dan berbagai risiko kejahatan siber meningkat. Nah, hal ini tentu tak terjadi lewat pengisian daya nirkabel.

  • Kontra

1. Mobilitas Dan Kecepatan

oal mobilitas tentu adalah hal paling terhadang jika menggunakan pengecasan nirkabel. Pasalnya, ponsel tak bisa digunakan selama mengecas, sangat berbeda dengan kala menggunakan kabel.

Paling jauh, Anda hanya bisa memainkan ponsel Anda ketika ‘tergeletak’ di atas pad pengisian nirkabel. Namun untuk menggenggamnya dengan tangan, tak bisa dilakukan sampai baterai terisi penuh.

Selain itu, sulitnya pad pengecasan nirkabel untuk dibawa-bawa, akhirnya membuat untuk pergi ke mana pun kita akan tetap membawa charger biasa.

Terakhir, kecepatan pengecasan nirkabel tentu tak secepat charger konvensional yan gmenghantarkan arus listrik lewat kabel. Bahkan, jika butuh kecepatan dalam mengecas, biasanya dalam smartphone yang juga menawarkan pengecasan nirkabel, opsi fast charging juga diberikan. Jadi Anda tetap akan berakhir tetap mengecas dengan mencoloknya ke listrik.

2. Mahal

Ketika smartphone Anda memiliki fitur pengecasan nirkabel, tak ada satu vendor pun yang memberikan sekaligus charger nirkabelnya secara langsung. Anda bisa membelinya, dengan harga yang tak murah.

Normalnya, harga secara resmi bisa dibanderol di atas dua juta. Meski demikian, Anda bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp 500 Ribu namun dengan kualitas yang belum tentu sebaik barang resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated